Perubahan lingkungan sekitar kita saat ini sangat mengkhawatirkan. Lingkungan yang seyogyanya harus dijaga agar kita dapat menikmati hidup dengan nyaman justru dirusak. Contoh perbuatan yang sangat merusak lingkungan yaitu membuang sampah sembarangan. Sampah yang dibuang secara sembarangan merusak pemandangan dan keindahan . Selain itu sampah yang dibuang sembarangan membuat lingkungan menjadi kotor dan kumuh sehingga menjadi sumber tumbuh-kembang vektor penyakit. Untuk menghindari banyaknya sampah khususnya sampah plastik dapat dengan mengubah gaya hidup. Seperti penggunaan gelas air kemasan dapat dikurangi dengan menggunakan gelas isi ulang. Dalam konsep pengelolaan sampah dikenal dengan istilah Re-use. Cara lain yang dapat digunakan dalam pengelolaan sampah organik secara umum adalah recycle, reduse, dan repair.
Dengan mengubah gaya hidup lebih baik untuk mengurangi sampah meskipun proses atau hasilnya lebih lama terlihat.
Pemerintah provinsi NTB membuat program NTB Zero Waste untuk menjaga lingkungan sekitar. Provinsi NTB mengawali dengan pengurangan pengunaan plastik di kantor dan sekolah-sekolah. Selain itu, provinsi NTB juga melakukan kegiatan normalisasi sungai dengan membersihkan aliran sungai dari sampah. Program Provinsi NTB ini sejalan dengan program pemerintah pusat Indonesia bebas sampah 2025.
Dengan bebas sampah, harapan kita bisa hidup selaras dengan alam dapat terwujud.
Dengan mengubah gaya hidup lebih baik untuk mengurangi sampah meskipun proses atau hasilnya lebih lama terlihat.
Pemerintah provinsi NTB membuat program NTB Zero Waste untuk menjaga lingkungan sekitar. Provinsi NTB mengawali dengan pengurangan pengunaan plastik di kantor dan sekolah-sekolah. Selain itu, provinsi NTB juga melakukan kegiatan normalisasi sungai dengan membersihkan aliran sungai dari sampah. Program Provinsi NTB ini sejalan dengan program pemerintah pusat Indonesia bebas sampah 2025.
Dengan bebas sampah, harapan kita bisa hidup selaras dengan alam dapat terwujud.






