• Blog Biologi Pendidikan

    Blog Ini Berisi Tentang Konsep Biologi Sesuai Dengan Perkembangan Ilmu Yang Merujuk Pada Hasil Penelitian dan Kebijakan Pemerintah Pusat Maupun Daerah Pada Berbagai Bidang serta Ide Penulis.

Penguatan Pendidikan Karakter

Karakter salah satu hasil akhir dari pendidikan. Pendidikan tidak hanya mencerdaskan akal dan meningkatkan kemampuan intelektual, tetapi yang tidak kalah pentingnya adalah membentuk karakter yang baik. Pribadi yang cerdas, terampil, dan intelek tanpa dihiasi oleh karakter yang baik dapat menjadi perusak norma tatanan kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara. 
penguatan karakter peserta didik dapat dilakukan dengan pola pembiasaan dan pemodelan. Salah satu hasil telaah dari kami menunjukkan bahwa peserta didik makin baik karakternya. 
Share:

MPLS "yang Dingin"

MPLS " yang Dingin"

Pagi itu hari pertama anak-anak masuk sekolah. Hari dimulainya langkah untuk merajut asa dalam meraih cita-cita. Anak-anak  sekolah dengan senang dan gembira datang ke sekolah baru untuk berkenalan dengan teman-teman baru dan bapak/ibu guru yang kan membantunya dalam meraih cita-citanya.
Pagi itu suasana alam yang kian beku, namun tidak membekukan langkah mereka untuk melangkahkan kakinya selangkah demi selangkah menuju sekolah baru. Bekunya alam kala itu membuat mereka makin semangat untuk terus melangkah.
Deruan langkah kaki mereka bergema laksana gemuruh dentuman mariam.
Dentuman langkah memberikan isyarat betapa besar harapan mereka untuk meraih masa depan lebih baik
Sayang seribu sayang
Dentuman suara itu tidak menggerakkan nurani para abdi di tempat mereka akan merajut asa
Abdi dengan santai berjalan menuju tempat tugasnya
Langkah kaki mereka seakan tertahan karena bekunya alam
Tidakkah di sadari ada anak yang punya harapan sedang menantinya
Mungkin juga sadar
Tapi apa daya alam membekukan tubuh si Abdi
Sehingga ayunan langkah seakan terhenti
Kaki tak mampu berayun dengan cepat
Pikiran membeku
Hati membeku
Nuranipun membeku
Sel saraf membawa pesan beku
Tak ada respon
Reaksi yang beku
Aksipun beku
Mulanya hatiku membara
Membara membakar amarah
Aliran darah menyusuri arteriku dengan senyap
Melintaskan bisikan hati membawa pesan damai
Ku tertunduk diam
Ku bertanya dalam hati mengapa Abdi para beku
Hari itu membuat ku tersipuh
Tersipuh pada diriku yang tak mampu mencairkan bekunya alam
Malu karena tak mampu mencairkan harapan anak anak sekolah
Harapan anak-anak sekolah tuk merajut hidup lebih baik.

Ropang, 15 Juli 2019


Share:

Inovasi Karakter Bangsa

Karakter Bangsa saat ini sedang didengungkan oleh pemerintah. Pemerintah telah berbuat dengan berbagai upaya untuk mewujudkan karakter bangsa. Penjelmaan karakter bangsa melalui integrasi kurikulum dalam satuan pendidikan mulai tingkat dini hingga menengah. Selain itu pemerintah melalui kementerian terkait melakukan terobosan untuk mewujudkan pendidikan karakter melalui program inovasi yang dilombakan terhadap tenaga pendidik. Semuanya bertujuan untuk mewujudkan karakter bangsa sejatinya. Pada tahun 2017 penulis termasuk bagian yang ikut serta berpartsisipasi dalam kegiatan inovasi yang dilombakan oleh kementerian pendidikan dan kebudayaan. 
Adapun sinopsis dari ionavasi karbang yang penulis ikuti sebagai berikut. 
SINOPSIS
Penguatan nilai karakter bangsa pada peserta didik kelas X IA1 di SMAN 1
Maronge dibelajarkan melalui optimalisasi organisasi kelas dengan menambah personil
kepengurusan kelas yaitu pelaksana harian. Peserta didik diberikan tugas sebagai
petugas pelaksana harian. Pemberian tugas ini bertujuan untuk menumbuhkembangkan
karakter tanggung jawab peserta didik kelas X IA1 di SMAN 1 Maronge.
Adapun tujuan dari inovasi adalah untuk mengetahui pola optimlasasi
organisasi kelas dalam menumbuhkembangkan karakter bangsa dan efektifitas
optimalisasi organisasi kelas dalam menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab
pada peserta didik.
Kendala yang ditemui dalam mengimplementasi inovasi ini yaitu waktu
pelaksanaan dan subjek inovasi (peserta didik). Pola implementasi inovasi ini adalah
mengoptimalkan organisasi kelas dengan menambah personil kepengurusan yang
bertugas sebagai pelaksana harian. Peserta didik yang bertugas sebagai pelaksana
harian bertanggung jawab terhadap kebersihan kelas, keamanan dan ketertiban kelas,
kerapian dan kedisiplinan peserat didik. Hasil implementasi menunjukkan bahwa
pemberian tugas sebagai petugas pelaksana harian efektif untuk
menumbuhkembangkan karakter tanggung jawab pada peserta didik kelas X IA1 di
SMAN 1 Maronge tahun 2017.

Share:

Ramadhan Bulan Latihan


Ramadhan Bulan Latihan: Mewujudkan Fitrah Kemanusiaan.
Bulan Ramadhan adalah bulan yang sangat agung. Pada bulan ini semua amal kebajikan dilipatgandakan. Rasulullah SAW menerangkan bahwa pada bulan ini nilai kebaikan dilipatgandakan menjadi 10 kali lipat. Dihadits yang lain dikatakan bahwa sampai 700 kali lipat penggandaan nilai amal kebaikan. Betapa besarnya bukti sayang Allah pada hambanya. Bukti sayang lain Allah pada hambanya di bulan ini yakni melatih hamba-Nya agar senantiasa berada pada fitrah kemanusiaan yang cinta kedamaian, kasih sayang, dan kelembuatan.
Seseorang yang berpuasa akan dapat bernilai ibadah puasanya bilamana dia dapat menahan diri dari perkataan dan perbuatan keji. Rasulullah SAW mengingatkan kepada kita bahwa kalau kita belum dapat meninggalkan perkataan dan perbuatan keji maka tidak artinya kita meninggalkan makan dan minum, sebagaimana tercantum dalam hadits nomor 1770 dalam riwayat Bukhari. Agar ibadah puasa kita dapat diterima sebagai amal kebaikan yang bernilai harus kita tinggalkan perkataan dan perbuatan keji. Usaha dengan mengekang nafsu agar terhindar dari perbuatan dan perkataan keji merupakan bentuk latihan. Latihan ini bila tidak dipaksa untuk dilakukan maka tidak mungkin dapat meraih nilai dari ibadah puasa. Hasil dari latihan ini akan menjadi kebiaasan dalam kesehariaan hidup kita di dalam melalui hari-hari kehidupan. Akhirnya dengan terbiasa dari tidak melakukan perkataan dan perbuatan keji membuatnya tidak nyaman ketika akan melakukannya. Ketidaknyamanan dengan perkataan dan perbuatan keji ini wujud dari fitrah manusia yang cinta damai.  
Pada bulan Ramadhan ini manusia beriman berlomba-lomba untuk mendapat derajat tertinggi dari keimanannya yaitu takwa. Salah satu jalan untuk meraih ketakwaan harus dengan keimanan yang sesungguhnya. Ciri Keimanannya sesungguhnya seseorang Allah nyatakan diantarannya yaitu orang menginfakkan sebagian rizki yang Ia miliki. Ciri keimanan ini Allah pertegas dalam Al-quran surah Al-anfal ayat  ke-3. Berbagi rizki dengan sesama pada bulan ramadhan biasa dilakukan melalui kegiatan berbagi takjil. Bebagi takjil sebagai salah satu jalan untuk mendapat kebaikan yang berlipat ganda. Rasulullah SAW menegaskan bahwa orang yang memberi buka puasa untuk orang berpuasa dia akan mendapatkan kebaikan sebagaimana kebaikan orang yang berpuasa tanpa mengurangi nilai dari puasa orang yang berpuasa tersebut. Betapa indahnya Islam mengajarkan kita untuk saling berbagi dengan sesama. Kegiatan berbagi ini akan menumbuhkan rasa kasih sayang diantara keduanya. Prilaku ini merupakan bentuk latihan untuk menumbuhkan rasa kasih-sayang terhadap sesama. Hasil dari kebiasaan berbagi yang kita lakukan selama bulan ramadhan akan menjadi budaya berbagi pada waktu berikutnya pada setiap kesempatan selama hayat dikandung badan. Pada akhirnya rasa kasih-sayang akan terus tumbuh dan kuat antar sesama manusia sebagai wujud dari kefitrahan manusia.
Dua fitrah kemanusiaan di atas akan bernilai tambah bila diiringi dengan kelembutan. Lembut adalah sifat yang Rasulullah SAW ajarkan pada kita. Dalam sebuah hadits diceritakan bahwa Rasulullah SAW sangat lembut dan beliau lebih lembut pada bulan Ramadhan. Prilaku yang kita latih untuk dihadirkan selama bulan Ramadhan mudahan menjadikan manusia sejati.

Herdiyanto Ramdan; Ropang, 18 Ramdahan 1440 H

Share:

Program Zero Waste NTB

Perubahan lingkungan sekitar kita saat ini sangat mengkhawatirkan. Lingkungan yang seyogyanya  harus dijaga agar kita dapat menikmati hidup dengan nyaman justru dirusak. Contoh perbuatan yang sangat merusak lingkungan yaitu membuang sampah sembarangan. Sampah yang dibuang secara sembarangan merusak pemandangan dan keindahan . Selain itu sampah yang dibuang sembarangan membuat lingkungan menjadi kotor dan kumuh sehingga menjadi sumber tumbuh-kembang vektor penyakit. Untuk menghindari banyaknya sampah khususnya sampah plastik dapat dengan mengubah gaya hidup. Seperti penggunaan gelas air kemasan dapat dikurangi dengan menggunakan gelas isi ulang. Dalam konsep pengelolaan sampah dikenal dengan istilah Re-use. Cara lain yang dapat digunakan dalam pengelolaan sampah organik secara umum adalah recycle, reduse, dan repair.
Dengan mengubah gaya hidup lebih baik untuk mengurangi sampah meskipun proses atau hasilnya lebih lama terlihat.
Pemerintah provinsi NTB membuat program NTB Zero Waste untuk menjaga lingkungan sekitar. Provinsi NTB mengawali dengan pengurangan pengunaan plastik di kantor dan sekolah-sekolah. Selain itu, provinsi NTB juga melakukan kegiatan normalisasi sungai dengan membersihkan aliran sungai dari sampah. Program Provinsi NTB ini sejalan dengan program pemerintah pusat Indonesia bebas sampah 2025.
Dengan bebas sampah, harapan kita bisa hidup selaras dengan alam dapat terwujud.
Share:

Popular

Comments

Total Tayangan Halaman

Search

Recent Posts

About me

About Me

Months had too ham cousin remove far spirit. She procuring the why performed continual improving.

Read More

Profilku

Foto saya
Sumbawa, Nusa Tenggara Barat, Indonesia

Pengikut

Tags

Biologi Pendidikan

Materi Biologi SMA

Biologi Molekuler

Kumpulan Soal Biologi

Mutiara Hati

Popular Posts

Recent Posts